Elit Tokoh Publik di Minta Untuk Stop Menghujat Kapolri

JAKARTA NOW

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:44 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (04/02/2026)  Pernyataan sejumlah tokoh nasional terkait Kapolri di medsos dinilai kurang santun, beredarnya opini negatif yang menyerang kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dengan narasi dan bahasa yang kurang santun dan beradab justru menuai keprihatinan dari masyarakat. Saat ini narasi ujaran kebencian dan hujatan di media sosial kepada Kapolri dan institusi polri dianggap sudah mengancam kesehatan mental dan persatuan bangsa. Tokoh publik diminta untuk menjadi contoh yang baik dalam menyampaikan kritikan bukan sekadar caci maki yang terus dipertontonkan diruang publik dan media sosial.

Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya mengajak semua komponen masyarakat agar tidak saling menghujat hanya karena berbeda sikap dan pandangan publik terkait posisi polri di bawah kementrian atau di bawah Presiden langsung, sebab “perbedaan pendapat dan dukungan publik adalah hal lumrah, yang tidak perlu lagi dipertentangkan, dan dipermasalahkan, apalagi sampai saling menghujat.” Oleh karena itu kami meminta agar para tokoh nasional harus dapat memberikan contoh yang baik dalam menyampaikan masukan dan kritik terhadap kapolri, stop melakukan penggiring opini yang menyesatkan publik.

Azmi berpandangan, selama ini para tokoh elit yang memberikan pandangannya di media sosial terkait polri kurang berkualitas serta tidak memberikan pendidikan politik yang sehat bagi masyarakat. Sebab kalau hanya saling menghujat, masyarakat bukannya simpati, malah semakin jengkel,” ucapnya. Seharusnya dalam menyampaikan pendapatnya setiap tokoh elit nasional harus menunjukkan tata krama dan kesantunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Azmi mengingatkan kepada semua elite publik untuk memberikan pendapat yang santun dihadapan publik. Statmen para tokoh elit yang santun’ akan melahirkan ide gagasan yang sejuk dan konstruktif, sebab narasi-narasi positif seperti inilah yang kemudian melahirkan perbaikan. Sudah saatnya kita berupaya untuk menghindari adanya provokasi, saling hujat, ujaran kebencian. Saatnya tokoh elit nasional menyampaikan narasi yang bijak, sejuk, kooperatif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Atas dasar itulah maka kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan narasi saling menghujat terkait perbedaan pandangan untuk menjaga kondusifitas dan kedamaian di ruang publik maupun di media sosial. Sebab Polri saat ini sedamg fokus pada perbaikan pelayanan dan kinerjanya terbukti Polri terus berupaya meningkatkan profesionalisme, dan melakukan pendekatan humanis, serta merespons cepat setiap keluhan warga.

Berdasarkan rilis akhir tahun 2025, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri terus menunjukkan tren positif, di mana Polri masuk dalam tiga besar lembaga negara yang paling dipercaya dengan persentase kepuasan mencapai 78,2% menurut survei Litbang Kompas. Selain itu juga komitmen perbaikan internal polri untuk menindak tegas anggota yang melanggar aturan, termasuk praktik pungli, untuk mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan publik. Kritik yang membangun terhadap polri dari masyarakat sangat penting untuk terus mendorong transparansi dan perbaikan kinerja Polri, terutama dalam kasus-kasus yang menonjol.

 

*Azmi Hidzaqi*
*Kordinator LAKSI*
*Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia*

Berita Terkait

Harapan Baru Politik Nasional, Samsuri, S.Pd.I, M.A Muncul sebagai Calon Presiden RI 2029 dari PCN
DPP LIPPI Bongkar Framing Medsos Yang Di Arahkan Kepada Zulkifli Hasan, Rakyat Sudah Pintar Itu Adalah Hoaks dan Tidak Kredibel
Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Sepakat Usulan Kepala BNN: Vape Harus Dilarang dalam RUU Narkotika
Keras! DPP LIPPI Sebut Pernyataan Saiful Mujani Berpotensi Makar, Dorong Aparat Tangkap
Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap framing Ke Panglima TNI Lewat Kasus Aktivis KontraS
ALL ASTAR: Jaga Kamtibmas yang Aman, Kondusif dan Damai
Partai Cinta Negeri Resmi Mengusung Samsuri, S.Pd.I, M.A dalam Pilpres 2029

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:30 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 02:20 WIB

Keluarga Korban yang Dijadikan Tersangka: Kami Diminta Redam Berita, Tapi Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 April 2026 - 00:39 WIB

PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Terancam Sanksi Hukum, Nasabah Bongkar Modus Penipuan dan Penggelapan

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:50 WIB

Polsek Pancur Batu Yang Suruh Korban Tangkap Maling !

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:30 WIB

Putra Sembiring Wartawan Korban Pencurian Yang Dijadikan Tersangka Bantah Melakukan Pengeroyokan dan Penyetruman Saat Menangkap Maling Atas Perintah Penyidik Polsek Pancur Batu

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:27 WIB

Polsek Pancur Batu Diduga Takut Memeriksa Mamak Maling Yang Fitnah Korban Memeras 250 juta

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:23 WIB

Polrestabes Medan Diminta Segera Periksa Terlapor Kasus Fitnah Sadis Pemerasan 250 Juta

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:13 WIB

Polrestabes Medan Diminta Segera Periksa dan Tetapkan Tersangka Komplotan Pelaku Penipuan

Berita Terbaru