DPO Daholi “Kebal Hukum”? Kapolres Sampang Bungkam, Wartawan Korban Masih Menunggu Keadilan!

JAKARTA NOW

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 00:58 WIB

50170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang | Kamis, 13/11/2025. – Kasus percobaan pembunuhan berencana yang terjadi di Dusun Polai Timur, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, kembali menuai sorotan publik.

Pasalnya, meskipun perkara tersebut telah disidangkan di pengadilan, salah satu tersangka berstatus DPO bernama Daholi hingga kini masih bebas berkeliaran di wilayah setempat tanpa tersentuh hukum.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga setempat, DPO Daholi bahkan kerap terlihat di rumahnya, dan beberapa kali hadir di acara kondangan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah masyarakat juga sempat mengirimkan foto keberadaan DPO kepada pihak aparat, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian.

“Kami sudah lihat sendiri. Orang itu (Daholi) sering nongol di rumahnya, bahkan datang ke kondangan. Tapi kok bisa belum ditangkap juga?” ujar salah satu warga Bira Tengah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap kinerja aparat Polres Sampang. Publik mempertanyakan komitmen penegakan hukum yang seharusnya berlaku sama bagi setiap warga negara, tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, Kapolres Sampang AKBP Hartono saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh Pimpinan Redaksi Media Tribuncakranews.com, tidak memberikan jawaban dan terkesan menghindar dari konfirmasi.

Sikap bungkam ini menambah kuat dugaan publik bahwa ada pembiaran dalam penanganan kasus terhadap DPO yang sudah jelas identitas dan keberadaannya.

Padahal, kasus yang melibatkan tersangka Zeinuddin dan Daholi ini sebelumnya telah menyeret satu pelaku utama ke meja hijau.

Tersangka Zeinuddin ditangkap pada 18 Juni 2025 di Jalan Raya Banyuates saat hendak menuju Surabaya, sementara Daholi yang berperan aktif dalam aksi pembacokan terhadap korban Nuriman masih belum ditangkap hingga kini.

Korban Nuriman yang juga adalah seorang wartawan dan bertugas sebagai Kabiro Sampang Media Tribuncakranews.com sendiri mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis clurit, dengan luka robek di leher belakang sepanjang 10 cm dan lebar 5 cm, serta luka pada telapak tangan kanan.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam masyarakat dan media, yang menilai penegakan hukum di wilayah Polres Sampang terkesan tumpul ke atas namun tajam ke bawah.

(Tim/red/Rel)

Berita Terkait

Kinerja Profesional Polsek Bosar Maligas Bersinar, Unit Reskrim Cepat Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tembaga di KEK Sei Mangkei
Bak Operasi Senyap, Tim URC Temukan Senapan Tersembunyi di Batang Kayu Lapuk
Ops Antik Toba 2026 Sat Narkoba Polres Simalungun Cetak Rekor Tertinggi: 32 Kasus Dibongkar, 53 Tersangka Diringkus, 535 Gram Sabu hingga Jaringan Aceh-Medan Digulung
Brigjen Hengki Beberkan 1.333 Kasus Curat-Curas-Curanmor: Narkoba Dalang Kejahatan Jalanan
Masyarakat Hubungi 110, Polsek Dolok Batu Nanggar dan Unit Jatanras Polres Simalungun Sigap Bekuk Dua Pencuri Anak Lembu yang Kabur Pakai Mobil Sedan
Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya
Publik Pertanyakan Proses Hukum yang Sedang Berjalan
Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut!

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:19 WIB

Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:35 WIB

Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi

Senin, 3 November 2025 - 21:43 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Peran Alumni BEM Nusantara dalam Pendidikan Demokrasi dan Advokasi Hak Masyarakat

Berita Terbaru