MTQ ke-37 Aceh Resmi Dibuka, Gubernur Dorong Kemampuan Baca Al-Qur’an Jadi Syarat Masuk Sekolah dan Seleksi TNI-Polri

JAKARTA NOW

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 18:13 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh resmi dibuka di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu malam, 1 November 2025. Momentum pembukaan yang disaksikan ribuan warga itu menjadi ajang keagamaan sekaligus titik tolak penguatan nilai-nilai Islam dalam ruang publik Aceh. Dalam pidatonya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menggulirkan satu wacana kebijakan yang akan menjadi landasan ke depan: kemampuan membaca Al-Qur’an akan menjadi salah satu syarat utama bagi pelajar muslim untuk memasuki jenjang pendidikan formal dan bahkan untuk mengikuti seleksi masuk TNI dan Polri.

Sebelum prosesi pembukaan, Gubernur Aceh bersama Ketua TP PKK Aceh, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, serta Kapolda Aceh dan jajaran, terlebih dahulu menjalani prosesi peusijuek yang dipimpin ulama kharismatik Teungku Anwar Usman (Abiya Kuta Krueng). Prosesi adat khas Aceh tersebut digelar di Pendopo Bupati Pidie Jaya sebagai simbol permohonan restu dan keberkahan menjelang dimulainya kegiatan.

Rombongan kemudian bergerak menuju panggung utama MTQ di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, yang telah dipenuhi pengunjung sejak sore hari. Suasana pembukaan berlangsung meriah, ditandai dengan defile kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Aceh yang menampilkan seni dan identitas kedaerahan masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Aceh ke-37 Tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya dengan resmi kami nyatakan dibuka,” kata Gubernur dalam pidato pembukaan.

Menurut Gubernur, MTQ bukan semata arena perlombaan dalam seni membaca atau menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, melainkan ruang spiritual yang menumbuhkan kecintaan kolektif masyarakat terhadap kitab suci. Ia menilai kegiatan ini sebagai wadah pemersatu dan penguatan identitas Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam segala sendi kehidupan.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang melampaui ruang dan waktu. Ia membawa nilai keadilan, kedamaian, dan kemuliaan hidup bagi siapa saja yang mengamalkannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta dari seluruh Aceh yang telah mempersiapkan diri dan mencurahkan waktu untuk mengikuti MTQ. Menurutnya, kemenangan sesungguhnya bukan pada siapa yang naik podium juara, melainkan pada siapa yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai nafas hidup dan pedoman moral.

“Kemenangan yang paling agung adalah ketika semangat Al-Qur’an hidup dalam setiap rumah, hadir dalam pergaulan, dan membentuk akhlak masyarakat. Aceh akan kuat bila generasi mudanya tumbuh bersama Al-Qur’an,” kata Gubernur.

Wacana menjadikan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai syarat masuk sekolah hingga seleksi TNI dan Polri disampaikan Gubernur sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keagamaan di kalangan generasi muda Aceh. “Kita ingin mewariskan karakter Qur’ani pada anak-anak kita. Merekalah pemimpin masa depan, dan Al-Qur’an harus menjadi bekal utama mereka,” tegasnya.

MTQ ke-37 Aceh akan berlangsung selama sepekan, melibatkan qari dan qariah terbaik dari 23 kabupaten dan kota se-Provinsi Aceh. Berbagai cabang yang dilombakan mencakup tilawah, tahfidz, tafsir, hingga musabaqah menulis dan menulis kandungan Al-Qur’an. Penyelenggaraan acara ini menjadi refleksi komitmen pemerintah daerah dalam merawat tradisi Islam, budaya lokal, dan pendidikan spiritual yang berkelanjutan.

Pembukaan MTQ juga menjadi simbol bahwa Aceh, dalam perjalanannya sebagai daerah istimewa dengan kekhususan syariat Islam, terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam dimensi kehidupan sosial dan pemerintahan. Dengan MTQ sebagai salah satu tonggak tradisi keagamaan yang masih hidup, semangat kolektif untuk membumikan Al-Qur’an di Tanah Rencong terus dijaga.

Berita Terkait

Gubernur Aceh Canangkan Tes Baca Al-Qur’an sebagai Syarat Masuk Sekolah dan Seleksi TNI-Polri di Daerah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:59 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:33 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:28 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:43 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:42 WIB

Pengungkapan Kilat 105 Gram Sabu di Aceh Tenggara, Yahdi Hasan Beri Jempol untuk Kapolres Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:46 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Berita Terbaru