Tolak Narasi dan Fitnah Bernuansa Politis Terhadap Zulkifli Hasan di Media Sosial

JAKARTA NOW

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:48 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,11 Desember 2025-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia ( DPP LPPI ) Dedi Siregar menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial.

Kami menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan di duga ada yang menggiring opini untuk mengganggu kinerja Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang dimana saat ini banyak torehkan kebijakan yang pro rakyat dan saat ini tengah gencorkan bantuan kepada korban bencana Sumbar, Sumut dan Aceh

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

beberapa waktu lalu hingga saat ini opini dan narasi tendensius yang di arahkan kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan mengkait-kaitkan dengan bencana Banjir di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara bahkan banjir tersebut yang di salahkan Menteri Perdagangan dengan asumsi TESSO NILO, padahal TESSO NILO berada di provinsi Riau, dan di Riau tidak ada status bencana apapun,

kita ketahui bersama TESSO NILO itu adalah taman Nasional, Taman nasional itu tidak boleh diberi izin apapun, oleh karena itu TESSO NILO tersebut tidak ada kaitanya dengan menteri kehutanan bahkan memberi izin tidak dapat di keluarkan

kami sangat heran dan melihat ini terkesan politis framing tersebut, yang kaitkan-kaitkan dengan Pak Zulkifli Hasan saya agak-agak lucu melihatnya. Pak Zulhas 5 tahun jadi Menteri Kehutanan, padahal kerusakannya jauh terjadi sebelum pak Zulhas jadi Menteri Kehutanan

Oleh dari itu kami menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial.
menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan tidak mencerminkan etika komunikasi yang sehat.

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

“Kami meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran narasi yang memojokkan, mengandung fitnah, dan tidak didukung oleh fakta. Serangan personal di media sosial hanya memperkeruh suasana dan tidak memberikan manfaat apa pun bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangan resminya.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi pengguna media sosial, untuk bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat, bermartabat, dan bebas dari kampanye negatif yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya

Berita Terkait

Langkah Tegas Menteri Imipas Dinilai Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Korupsi
Bela Mama Sinta, PW GPA DKI Minta Aparat Usut Tuntas dan Evaluasi Penayangan Film “Pesta Babi”
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Negara dan APH Jangan Tutup Mata Terkait Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam
NTB Belum Sepenuhnya Terang, Publik Pertanyakan Realisasi Program dan CSR PLN
Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Ungkap Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Tata Kelola Kehutanan di Aceh
Pembangkangan PT Rosin Dinilai Mempermalukan Pemerintah Aceh, Aparat Didesak Bertindak Tegas Tanpa Kompromi
HIMLAB RAYA JAKARTA: Komitmen Nyata Berantas Narkoba Kapolres Labusel dan Jajaran Patut Diacungi Jempol

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:10 WIB

Bayaran Rp3 Juta untuk Publikasi Isu Aset Desa? PJ Pengulu Kute Buluh Minta Fakta Dibuka Terang-Benderang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:58 WIB

Perang Melawan Narkoba di Aceh Tenggara: Sinergi Aparat dan Masyarakat Menekan Peredaran Gelap

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:21 WIB

Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

Ayah Tiri Diduga Mau Gayang Anak Dibawah Umur 14 Tahun di Kutacane

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:07 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:57 WIB